Mazmur juga dapat berarti kidung/lagu - dari bahasa Yunani ôdê berasal dari kata kerja adô (bernyanyi, bersenandung), namun kidung dapat disertai dengan musik ataupun tidak. Terakhir, Mazmur berarti nyanyian/himne - dari bahasa Yunani humnos berasal dari kata hudeô (merayakan/perayaan, memperingati/peringatan) dan berarti kidung puji-pujian yang dipersembahkan kepada Allah, dewa, pahlawan, atau orang-orang besar.
Ketiga kata ini sangat memungkinkan untuk dipergunakan pada satu kesempatan secara bersama-sama. Raja Israel yang terkenal menggubah banyak Mazmur adalah Daud, dan gubahan-gubahannyanya yang menceritakan puji-pujiannya, keluh-kesahnya, dan suka-dukanya, bersama-sama dengan beberapa gubahan pengarang yang lain, dibukukan dalam kitab Mazmur.
Kitab Mazmur memiliki 150 syair mazmur yang kebanyakan ditulis oleh Daud, Asaf, serta beberapa orang lainnya. Alat musik yang digunakan beragam, mulai dari kecapi, gambus, rebana, dan alat musik Israel yang lain. Melodi aslinya sudah tidak dapat diketahui lagi sehingga banyak orang yang menggubah melodi yang modern untuk syair-syair dalam kitab Mazmur. Sebagai contoh, gereja Anglikan Inggris memiliki melodi yang lengkap untuk ke-150 syair dalam kitab Mazmur. Karena setiap bahasa memiliki terjemahan yang berbeda-beda atas kitab Mazmur, maka setiap bahasa rata-rata juga memiliki melodi yang berbeda-beda untuk mazmur-mazmur tersebut.
Kitab Mazmur diambil dari bahasa Ibrani: mizmor atau seringkali dieja sebagai mitsmor. Dalam beberapa bahasa Eropa kitab ini disebut "Psalm" yang diambil dari bahasa Yunani: "Psalmos". Dalam bahasa Melayu kitab ini disebut kitab Zabur, yang diambil dari bahasa Arab.
Kitab Mazmur adalah bagian dari Alkitab yang merupakan kumpulan mazmur, buku nyanyian dan buku doa. Secara mayoritas kitab berisi mazmur karangan Daud. Para pakar berpendapat bahwa buku ini dikarang oleh berbagai pujangga dalam waktu yang lama sekali. Sajak-sajak keagamaan ini bermacam ragam: ada nyanyian pujian dan ada nyanyian untuk menyembah Tuhan; ada doa mohon pertolongan, perlindungan dan penyelamatan; doa mohon ampun; nyanyian syukur atas berkat Tuhan, permohonan supaya musuh dihukum. Doa-doa ini ada yang bersifat pribadi, ada pula yang bersifat universal.
Beberapa di antaranya menggambarkan perasaan seseorang yang paling dalam, sedangkan lainnya menyatakan kebutuhan dan perasaan seluruh umat Allah. Mazmur-mazmur dipakai oleh Yesus Kristus, dikutip oleh penulis-penulis Perjanjian Baru, dan menjadi buku ibadat yang sangat dihargai oleh Gereja Kristen sejak dari awalnya. Sejumlah Mazmur digubah menjadi nyanyian gereja dan hingga sekarang masih tetap dinyanyikan. Salah satu Mazmur yang paling terkenal adalah Mazmur 23, yang menggambarkan Tuhan sebagai Gembala yang setia di dalam pemeliharaannya.
TUHAN adalah Gembalaku,
Takkan kekurangan aku,
Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau,
Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman,
aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku .....
MAZMUR MENURUT ISLAM
Zabur (bahasa Arab: زبور) disamakan oleh sebagian ulama dengan Mazmur, yang menurut Islam, adalah salah satu kitab suci yang diturunkan sebelum Al-Qur'an (selain Taurat dan Injil).
Zabur adalah persamaan sebutan dalam bahasa Ibrani untuk kata zimra, artinya "lagu, musik." Zabur, bersama dengan zamir (lagu) dan mizmor (mazmur atau psalm), merupakan derivasi zamar, artinya "nyanyi, nyanyikan pujian, buatkan musik."
Dalam Islam zabur adalah kitab suci yang diturunkan Allah kepada umat Bani Israil melalui utusan-Nya, Nabi Daud.
Zabur menurut hadits
Satu hadits dari sahih Bukhari, mengatakan: Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah bersabda,
"Pembacaan Zabur dimudahkan bagi Daud. Dia sering mengarahkan agar binatang tunggangannya diletakkan pelana, dan mampu menghabiskan bacaan Zabur sebelum pelana siap diletakkan. Dan dia tidak akan makan tetapi hasil dari kerjanya sendiri"
Kata Zabur dalam Al-Quran
Jika mereka mendustakan kamu, maka sesungguhnya rasul-rasul sebelum kamupun telah didustakan (pula), mereka membawa mu'jizat-mu'jizat yang nyata, zabur dan kitab yang memberi penjelasan yang sempurna. (QS. Ali-Imran 184)
Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma'il, Ishak, Ya'qub dan anak cucunya, 'Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman. Dan Kami berikan zabur kepada Daud. (QS. An-Nisa:163)
Dan Tuhan-mu lebih mengetahui siapa yang (ada) di langit dan di bumi. Dan sesungguhnya telah Kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain), dan Kami berikan zabur kepada Daud. (QS. Al-Isra:55)
Dan sungguh telah Kami tulis di dalam zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hambaKu yang saleh. (QS. Al-Anbiya:105)
Dan Kami berikan Kitab Zabur kepada Daud. (QS. Al-Isra:55)
Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud kurnia Kami. (Kami berfirman): 'Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud', dan Kami telah melunakkan besi padanya. (QS. Saba:10)
0 Komentar